BatamBeritaPolda KepriPolresta Barelang

Matangkan Operasi Patuh Seligi 2026, Polda Kepri Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas

×

Matangkan Operasi Patuh Seligi 2026, Polda Kepri Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini

Batam, LidikBatam.com – Polda Kepulauan Riau mematangkan pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) dan Tactical Floor Game (TFG) yang digelar di Mapolresta Barelang, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 91 personel dari jajaran Polda Kepri dan Polresta Barelang yang akan terlibat dalam operasi. Persiapan dilakukan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesiapan personel, serta memastikan seluruh satuan tugas memahami pola bertindak di lapangan.

Operasi Patuh Seligi 2026 akan digelar selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026, dengan sasaran utama menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Patroli Jalan Kaki Satgas Damai Cartenz di Sinak Perkuat Keamanan dan Kedekatan dengan Warga

Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Taswin mengatakan Operasi Patuh Seligi 2026 tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Menurut dia, keberhasilan operasi tidak semata-mata diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, melainkan dari meningkatnya kepatuhan masyarakat serta terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Dalam kegiatan tersebut, personel mendapatkan pembekalan mengenai sasaran operasi, strategi pelaksanaan, pemanfaatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), hingga evaluasi data kecelakaan lalu lintas sebagai bahan analisis pelaksanaan operasi.

Peserta juga menerima materi terkait langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang akan diterapkan selama Operasi Patuh Seligi 2026 berlangsung. Pendekatan edukatif dan persuasif menjadi salah satu strategi yang akan dikedepankan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Polemik Pemajangan Foto Label Black List, PWI Kepri Desak HH Club Pulihkan Nama Baik LCM

Usai Latpraops, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG). Simulasi tersebut digunakan untuk menguji kesiapan operasional personel sekaligus memperkuat koordinasi antar satuan tugas dalam menghadapi berbagai situasi yang berpotensi terjadi selama operasi.

Melalui simulasi itu, setiap personel diberikan gambaran mengenai tugas, tanggung jawab, serta langkah penanganan yang harus dilakukan di lapangan agar pelaksanaan operasi berjalan efektif dan terukur.

Polda Kepri juga meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas. Selain penegakan hukum, petugas diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Melalui rangkaian persiapan tersebut, Polda Kepri berharap Operasi Patuh Seligi 2026 dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kepulauan Riau.(Red)

BACA JUGA:  Modus Kirim Paket Ekspedisi Terbongkar, Polisi Sita Ganja 500 Gram dan Amankan Satu Tersangka di Batam