BatamBeritaRutan Batam

150 Warga Binaan Rutan Batam Ikuti Edukasi Kesehatan dan Skrining VCT Mobile

×

150 Warga Binaan Rutan Batam Ikuti Edukasi Kesehatan dan Skrining VCT Mobile

Sebarkan artikel ini

Batam, LidikBatam.com — Sebanyak 150 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam mengikuti kegiatan edukasi kesehatan dan skrining Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile yang digelar di klinik Rutan Batam, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Puskesmas Sei Langkai.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga binaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam upaya pencegahan serta deteksi dini penyakit menular.

Selain edukasi, para peserta juga mendapatkan layanan skrining kesehatan melalui VCT Mobile yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Sei Langkai.

Petugas kesehatan memberikan penyuluhan mengenai pola hidup sehat, pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta langkah-langkah pencegahan penyakit menular.

BACA JUGA:  Polisi Ungkap Kasus Penikaman di Belian Batam, Korban Alami Tujuh Luka Tusuk

Usai sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan konseling serta pemeriksaan kesehatan bagi seluruh peserta.

Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar warga binaan di bidang kesehatan sekaligus langkah preventif dalam menjaga kondisi kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

“Kesehatan merupakan hak dasar setiap warga binaan. Melalui kegiatan edukasi dan skrining VCT Mobile ini, kami berharap warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan serta mampu melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi dengan Puskesmas Sei Langkai menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan layanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan.

BACA JUGA:  Modus Kirim Paket Ekspedisi Terbongkar, Polisi Sita Ganja 500 Gram dan Amankan Satu Tersangka di Batam

Melalui kegiatan ini, Rutan Batam menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan kesehatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan dalam sistem pemasyarakatan.(Red)