Lidik Batam — Bareskrim Polri kali ini menggerebek kasino dan gelanggang permainan (gelper) yang diduga milik Akau di kawasan Nagoya, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (15/8/2026) malam. Penggerebekan dilakukan sejak sekitar pukul 21.30 WIB dan berlangsung hingga dini hari.
Puluhan orang yang berada di lokasi diduga ikut diamankan petugas. Sejumlah barang dari dalam lokasi juga dibawa keluar dan diangkut menggunakan kendaraan petugas.
Dalam pantauan di lokasi, sejumlah personel kepolisian terlihat melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang berada di dalam tempat tersebut. Mereka kemudian dikumpulkan dan didata petugas. Dari lokasi itu, sejumlah orang yang terdiri dari pemain, kasir, dan wasit turut diangkut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penggerebekan berlangsung dengan pengamanan ketat. Sebagian petugas terlihat mengenakan pakaian lengkap dengan perlengkapan taktikal dan berjaga di sejumlah titik di sekitar lokasi.
AKBP Djuariah Jadi Perwira Ucapara, Polwan Pertama Pimpin Hari Bhayangkara di Polda Kepri

Area sekitar tempat tersebut juga dibatasi menggunakan garis polisi (police line). Pembatasan dilakukan untuk membatasi akses selama petugas melakukan pemeriksaan dan mengamankan sejumlah barang dari dalam lokasi.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi turut menyaksikan proses penggerebekan. Beberapa warga terlihat merekam aktivitas petugas menggunakan telepon seluler.
Petugas tidak hanya mengamankan orang-orang yang berada di lokasi. Sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas permainan juga terlihat dibawa keluar.
Beberapa kotak coklat diduga berisikan rokok sebagai alat penukaran tiket tampak dikeluarkan dari dalam lokasi. Kotak-kotak itu kemudian dibawa petugas dan dimasukkan ke dalam bus untuk diamankan.
Heboh Video Pocong Bawa Sajam di Batuaji Batam, Polisi: Hoaxs
Seorang warga di sekitar lokasi menyebut seorang perempuan yang disebut sebagai anak Akau dan bekerja sebagai kasir diduga turut dibawa petugas.
“Anak Akau yang bekerja sebagai kasir sepertinya juga ikut diangkut,” cetus warga di sekitar lokasi.
Informasi itu belum dapat dipastikan. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai identitas orang salahsatunya yang disebut warga itu maupun apakah benar yang bersangkutan merupakan anak Akau.
Penggerebekan berlangsung hingga dini hari. Petugas terlihat masih melakukan pemeriksaan dan pendataan terhadap sejumlah orang serta barang yang berada di lokasi.
GHLHI Kritik Kinerja Sebelumnya, Minta Menteri LH Baru Lebih Progresif
Kasino dan gelper itu diduga menjadi salah satu lokasi yang disasar Bareskrim Polri dalam rangkaian penindakan terhadap dugaan aktivitas sarang perjudian di Batam belakangan ini.
Dugaan kepemilikan lokasi oleh Akau juga masih menunggu keterangan resmi dari penyidik. Belum diketahui secara pasti keterlibatan pihak-pihak yang disebut berkaitan dengan lokasi itu.
Hingga berita ini ditulis, Bareskrim Polri belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah pasti orang yang diamankan, barang yang dibawa dari lokasi, maupun hasil pemeriksaan terhadap tempat itu.
Remaja Jadi Korban Penusukan Brutal di Batam, Keluarga Soroti Lambannya Penanganan Polisi






