Lidik Batam — Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai bergerak. Rapat perdana jajaran pengurus digelar Jumat (28/8/2026) sore untuk mematangkan organisasi dan menyatukan langkah di tujuh kabupaten/kota se-Kepri.
Rapat ini menjadi titik awal konsolidasi IWO Kepri.
Bukan sekadar membahas struktur kepengurusan, jajaran pengurus langsung membedah sejumlah agenda kerja organisasi.
Dua hal menjadi perhatian utama.
Pelabuhan Batam Bintang 99 Batu Ampar Dijaga Ketat, Ribuan Penumpang KM Kelud Diperiksa
• Pertama, merampungkan susunan kepengurusan IWO Kepri.
• Kedua, membangun komunikasi dengan jajaran IWO di tujuh kabupaten/kota.
Program kerja juga mulai disusun. Ketua IWO Kepri, Aidil Fitra Nasution, mengatakan organisasi tidak boleh berhenti pada struktur dan nama kepengurusan.
“Kita tidak ingin IWO hanya menjadi nama atau sekadar struktur organisasi. Harus ada gerakan dan program yang nyata,” ujar Aidil.
BRI Dorong Cashless Society di Batam, Generasi Z Dinilai Paling Siap Beradaptasi
Menurutnya, IWO Kepri harus menjadi rumah bersama bagi wartawan online sekaligus ikut mendorong profesionalisme dan kualitas pers di Kepri.
Karena itu, konsolidasi ke daerah menjadi agenda penting.
“Kita akan membangun komunikasi dari bawah. Tujuh kabupaten/kota harus menjadi bagian dari satu gerakan. Tidak boleh ada sekat antara provinsi dan daerah,” katanya.
Aidil menilai tantangan wartawan semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan media digital.
Bareskrim Gerebek HH Club Planet 3.0 Batam, 32 Orang Diamankan Terkait Dugaan Narkoba
Organisasi wartawan, kata dia, harus mampu mengikuti perubahan tersebut tanpa meninggalkan etika dan prinsip jurnalistik.
“Visi dan misi jangan hanya berhenti di atas kertas. Harus diterjemahkan menjadi program yang bisa dirasakan manfaatnya oleh anggota dan juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” bebernya.
Rapat perdana itu dihadiri Ketua IWO Kepri Aidil Fitra Nasution, Sekretaris Andi Samsudin, Bendahara Hidayat, Ketua Etik Rudiarjo Pangaribuan, serta para ketua bidang, yakni Ika Ratna Dewi, Damri, Iskandar dan Eko.
Ke depan, kepengurusan IWO Kepri akan terus dimatangkan. Komunikasi dengan jajaran IWO di tujuh kabupaten/kota juga akan diperkuat.
Didampingi Tim Hukum PWI, LCM Resmi Laporkan HH Club ke Polisi, Foto Blacklist Mendadak Hilang






